Gambar Rumah Adat Sumatera Barat dan Filosofinya

Sumatera Barat merupakan salah satu daerah di Indonesia yang sangat terkenal dengan masakannya yaitu masakan Padang. Siapa yang tidak tau masakan Padang? Makanan satu ini sudah sangat terkenal di Indonesia bahkan sudah mendunia.

Cita rasa masakan Padang menjadi ciri Khas unik untuk bisa lebih mengenal daerah satu ini. Namun tentunya tidak hanya dalam hal masakan saja, Sumatera Barat yang ber Ibu Kota kan Padang ini memiliki keunikan lainnya dari segi adat dan kebudayaan.

Sama seperti daerah lain yang ada di Indonesia, dari mulai rumah adatnya, suku hingga pakaian adatnya. Untuk mengetahui lebih lengkap, berikut pembahasannya.

Rumah Adat Sumatera Barat

Rumah Adat Sumatera Barat (Gadang) arsitag.com

Rumah Adat Sumatera Barat disebut Rumah Gadang, ukuran rumahnya cukup besar sehingga tidak heran bila dalam satu keluarga terkadang mewariskan rumahnya secara turun temurun. Sementara itu untuk suku yang tinggal di Padang adalah minang, mereka selalu selalu menjunjung tinggi hak perempuan.

Pewarisan rumah biasanya diberikan pada anak perempuan bahkan untuk harta kekayaan pun demikian, sama-sama diwariskan pada anak perempuan. Ini adalah adat kebudayaan turun temurun yang memang sudah dianut sejak zaman dahulu.

Tidak hanya rumah adat Kalimantan Barat atau rumah adat Jawa Timur saja yang memiliki ciri khas tersendiri, rumah adat Sumatera Barat pun sama, keunikan tersebut bisa Anda lihat dari filosofi bangunannya:

Atap

Rumah adat Sumatera Barat mempunyai bentuk atap runcing dan melengkung. Sebagian orang mengatakan bahwa bentuknya terinspirasi dari kepala kerbau atau tanduk kerbau yang melambangkan kemenangan.

Masyarakat minang sendiri memang selalu mengaitkan tanduk kerbau dengan kisah mengenai kerbau minang yaitu Tambo Alam Minangkabau. Bagian atap akan dilapisi dengan ijuk kualitas tinggi sehingga akan tahan terhadap serangan cuaca selama bertahun lamanya.

  Rumah Adat Jawa Tengah Serta Keunikan Adat Kebudayaanya

Rumah panggung

Kebanyakan rumah di Indonesia memang mengadopsi model rumah panggung, seperti rumah adat Jawa Timur. Desain ini memang disesuaikan langsung dengan jenis kontur tanah yang ada di Sumatera Barat saat itu. Selain itu, pembangunan rumah yang tinggi juga guna melindungi diri dari serangan hewan buas.

Terdapat satu buah anak tangga pada bagian depannya, digunakan untuk memasuki rumah. Tangga ini memiliki arti tersendiri yaitu menerapkan nilai religius yang sangat tinggi.

Dinding bermotif

Selanjutnya pada bagian dinding keunikan bangunannya pun akan terlihat. Masyarakat Minang biasanya menghias bagian dinding menggunakan corak flora atau fauna. Warnanya pun bermacam-macam, ada kuning merah dan hitam sehingga warnanya tampak lebih cantik.

Filosofi rumah adat Sumatera Barat ini sampai sekarang masih dijunjung tinggi sehingga tidak heran bila bangunan Rumah Adat Sumatera Barat tetap utuh seperti dulu biarpun sudah memasuki zaman yang lebih modern.

Rumah Gadang sampai sekarang masih bisa Anda temui, meskipun tidak banyak. Namun kamu tetap bisa melihat keaslian rumah yang bangunannya sama percis seperti zaman dulu.

Pakaian Adat Sumatera Barat

Untuk pakaian adat Sumatera Barat dibedakan berdasarkan lawan jenis. Untuk pria biasanya mengenakan penutup kepala atau disebut juga saluak. Lalu mengenakan pakaian dengan model teluk belang dengan lengan akan pendek dan lebar ke bagian ujungnya.

Pakaian Adat Sumatera Barat sejarah-negara.com

Biasanya juga selembar kain akan diselempangkan di bahu. Mengenakan celanan panjang dilengkapi kain songket melingkar pada pinggang.

Sementara untuk perempuan, mereka akan mengenakan penutup kepala yang disebut tangkuluak tanduak, konon penutup kepala perempuan ini sangatlah berat sehingga saat mengenakannya mereka harus bisa menahan beratnya.

Lalu untuk atasannya mereka mengenakan baju kurung dan ditambahkan kain songket yang diselempangkan pada bagian bahu. Ada tambahan perhiasan seperti kalung dna anting. Baik perempuan dan laki-laki, biasanya mereka akan mengetakan pakaian adat saat hari perniakahan.

  Keunikan Rumah Adat Jawa Timur dan Penjelasannya

Tarian Adat Sumatera Barat

Salah satu tari yan terkenal di Sumatera Barat adalah tari piring. Sebuah tarian tradisional yang memiliki ari gorong royong dalam melaksanakan tugas. Dimana pada siang hari mereka akan bekerja di ladang dan pada malam harinya bersukaria.

Ada juga tarian lain yang cukup terkenal, yaitu tari payung. Tarian yang biasa dibawakan oleh pasangan perempuan dan laki-laki, menggunakan atribut payung di tangannya. Saat menari sang pria akan selalu melindungi kepala wanita menggunakan payung.

Makna dari tarian payung adalah perlindungan dari seorang laki-laki kepada seorang perempuan. Sekarang ini tarian adat Sumatera Barat kerap kali ditampilkan pada acara-acara tertentu baik acara adat maupun event yang memperkenalkan adat kebudayaan daerah.

Suku Sumatera Utara

Penduduk Sumatera Barat mayoritas nya adalah suku Minangkabau sehingga tidak heran bila di daerah Indonesia ada yang mendirikan rumah masakan padang mereka merupakan suku Minangkabau.

Namun di daerah tersebut juga masih ada sukup lain selain minang, ada Mandailing dan juga Batang. Ini merupakan suku pendatang saat masa perang Paderi. Bahkan di beberapa daerah tertentu seperti Lunang Silaut, Padang Gelugur terdapat suku Jawa yang bertransmigrasi. Sebagian lainnya juga ada yang imigran dan keturunan langsung dari Suriname.

Sementara itu, untuk wilayah kepulauan Mentawai didominasi oleh penduduk etnis Mentawai dan cukup jarang ada suku minang tinggal di sana. Ada juga etnis Tionghoa yang hanya tinggal di beberapa kota besar saja seperti Payakumbuh, Bukittinggi da Padang.

Bahasa Daerah Sumatera Barat

Bahasa daerah kerap digunakan sebagai bahasa Ibu yang pertama kali diperkenalkan dan yang akan digunakan untuk berkomunikasi sehari-hari. Dengan begitu banyaknya suku yang tinggal di kawasan Sumatera Barat tentunya sangat dibutuhkan media untuk berkomunikasi.Bahasa yang digunakan dikenal juga dengan bahasa Padang, lebih kental pada aksen Melayu.

  Keunikan dan Fungsi Rumah Adat Kalimantan Barat

Lagu Daerah Sumatera Barat

Tahukah Anda? Banyak sekali seniman yang berkecimpung di industri music tanah air berasal dari Sumatera Barat. Terbukti dengan lagu-lagu Sumatera Barat atau disebut juga Minang yang tidak hanya terkenal di daerahnya saja namun juga eksis di kacang nasional. Misalnya saja seperti yang pernah didapatkan oleh Zalmon dari HDX sebagai salah satu penyanyi daerah yang mempunyai penjualan tertinggi.

Lagu daerahnya juga kerap kali dinyanyikan pada beberapa event kenegaraan atau dijadikan sebagai lagu yang diajarkan dalam kelas. Beberapa lagu asal Sumatera Barat diantaranya Alusi Au, Anak Daro, Baju Karuang, Ayam Den Lape, Bungo Larangan, Bareh Solok dan juga Bapisah Bukan Bicara.

Melihat dari judulnya saja sudah sangat jelas kalau lagu-lagu tersebut berasa dari Sumatera Barat sebab menggunakan judul dengan bahasa Padang. Setiap lagu yang dibuat memiliki maknanya tersendiri, tidak hanya dibuat dan dinyanyikan dengan begitu saja.

Itulah adat kebudayaan Sumatera Barat dari mulai rumah adat Sumatra Barat, tarian, pakaian, suku, bahasa hingga lagu daerahnya. Selain Sumatera Barat, masih banyak daerah di Indonesia (ada 34 Provinsi) yang memiliki keunikan dilihat dari segi adat kebudayaan.

Leave a Reply