Pengertian Norma dan Jenisnya Lengkap

Pengertian Norma – Norma adalah petunjuk dan ketentuan yang mengatur tingkah laku manusia dalam kehidupan bermasyarakat mengenai hal-hal yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan dalam kehidupan sehari-hari disertai sanksi.

Beberapa ahli hukum menganggap bahwa kata ‘norma’ bersinonim dengan kata ‘kaidah’, namun jika dilihat dari kamus bahasa Indonesia, maka kedua kata ini memiliki arti yang berbeda, namun merujuk pada satu pokok bahasan yakni aturan.

Kata ‘norma’ dalam Kamus Bahasa Indonesia, diartikan sebagai aturan atau ketentuan yang mengikat semua atau sebagaian warga masyarakat; aturan yang baku, ukuran untuk menentukan sesuatu.

Sedangkan kata ‘kaidah’ dalam Kamus Bahasa Indonesia, berarti perumusan asas – asas yang menjadi hukum; aturan tertentu; patokan; dalil.

Selain itu, kata ‘Norma’ secara etimologis berasal dari bahasa latin sedangkan kata ‘kaidah’ berasal dari bahasa Arab. Norma berasal dari kata nomos  yang artinya nilai dan kemudian dipersempit maknanya menjadi norma hukum.

Sedangkan ‘kaidah’ dalam bahasa Arab berasal dari kata ‘Qo’idah’ yang berarti ukuran atau nilai pengukur.

Kata ‘Norma’ juga berasal dari bahasa Belanda yaitu ‘Norm’ yang berarti patokan, pedoman. Namun beberapa orang juga mengatakan bahwa istilah ‘Norma’ berasal dari bahasa latin ‘Mos’ yang berarti kebiasaan, tata kelakuan atau adat istiadat.

Norma biasanya berlaku pada suatu lingkungan masyarakat tertentu, misalnya suatu etnis atau negara tertentu. Akan tetapi, ada pula norma yang sifatnya menyeluruh dan berlaku bagi semua manusia.

Normal memiliki kekuatan dan sifatnya memaksa yaitu manusia wajib tunduk pada peraturan tersebut. Sehingga, individu atau kelompok masyarakat yang melanggar norma-norma yang berlaku dimasyarakat akan dikenakan sanksi yang berlaku.

Pengertian Norma

Pengertian Norma menurut Para Ahli

Pengertian Norma menurut Para Ahli

sumber : hypotheticalotter.files.wordpress.com

Terdapat beberapa ahli yang mengemukakan beberapa pengertian norma, diantaranya adalah :

Maria Farida

Menurut Maria Farida pengertian norma adalah suatu ukuran yang harus dipatuhi seseorang dalam hubungannya dengan sesamanya ataupun lingkungannya.

Kelsen

Menurut Kelsen yang dimaksud dengan norma adalah sesuatu yang seharusnya ada
atau seharusnya terjadi, khususnya bahwa manusia seharusnya berperilaku dengan
cara tertentu.

Isworo Hadi Wiyono

Pengertian norma adalah peraturan atau petunjuk hidup yang memberi ancar-ancar perbuatan mana yang boleh dijalankan dan perbuatan mana yang harus dihindari untuk mewujudkan ketertiban dan keteraturan dalam masyarakat.

Antony Giddens

Antony Giddens mengungkapkan bahwa pengertian norma adalah suatu prinsip atau aturan yang konkret, yang seharusnya diperhatikan oleh masyarakat.

John J. Macionis

Pengertian norma menurut John J. Macionis adalah aturan-aturan dan harapan-harapan masyarakat yang memandu sebuah perilaku dari anggota-anggotanya.

Soerjono Soekano

Pengertian norma menurut Soerkono Soekano adalah suatu perangkat aturan agar hubungan antar manusia di dalam masyarakat terjalin dengan baik.

Robert Mz. Lawang

Pengertian norma menurut Robert Mz. Lawang adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan baik dan pantas sehingga sejumlah angggapan yang baik dan perlu dihargai sebagaimana mestinya.

Craig Calhoun

Pengertian norma menurut Craig Calhoun adalah pedoman atau aturan yang menyatakan mengenai bagaimana seseorang supaya bertindak dalam situasi-situasi tertentu.

E. Ultrecht

Pengertian norma adalah semua petunjuk hidup yang mengatur tata tertib dalam suatu masyarakat atau bangsa yang mana peraturan itu diwajibkan untuk ditaati oleh setiap masyarakat, jika ada yang melanggar maka akan ada tindakan dari pemerintah.

Ciri – Ciri Norma

Ciri - Ciri Norma

sumber : www.davidamess.co.uk

Karakteristik norma dapat kita kenali ditengah masyarakat dengan memperhatikan ciri-ciri yang terlihat. Berikut ciri – ciri norma, diantaranya :

  • Norma bersifat mengikat dan terdapat sanksi di dalamnya
  • Anggota masyarakat wajib mentaati norma yang berlaku
  • Anggota masyarakat yang melanggar norma akan dikenakan sanksi
  • Norma adalah hasil kesepakatan bersama dari anggota masyarakat
  • Norma dapat mengalami beberapa perubahan sesuai perkembangan masyarakat.
  Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli dan Secara Umum

Fungsi Norma dalam Masyarakat

Fungsi Norma dalam Masyarakat

sumber : santrippkn.blogspot.com

Pelaksanaan norma di dalam masyarakat memiliki fungsi dan peranan. Secara umum fungsi norma dimasyarakat adalah sebagai pedoman bagi masyarakat dalam berperilaku di tengah – tengah masyarakat.

Berikut ini ada beberapa fungsi norma bagi masyarakat, diantaranya :

  • Norma berfungsi sebagai pedoman dan aturan dalam kehidupan bermasyarakat
  • Norma berfungsi menciptakan keteraturan dan stabilitas dalam bermasyarakat
  • Norma sebagai dasar dalam memberikan sanksi kepada anggota masyarakat yang melanggar
  • Norma berfungsi menciptakan keterlibatan dan keadilan dalam bermasyarakat
  • Norma berfungsi membantu masyarakat dalam mencapai tujuan bersama
  • Norma berfungsi menciptakan kenyamanan, kemakmuran, dan kebahagiaan anggotanya.
  • Norma menciptakan keselarasan hubungan setiap anggotanya.

Tujuan Norma

Tujuan Norma

sumber : paguyubannunggalroso.blogspot.com

Norma dilaksanakan dengan tujuan yang baik untuk setiap anggotanya. Tujuan norma yaitu menjadi pedoman, arahan, dan tata tertib bagi anggota masyarakat agar tercipta masyarakat yang teratur dan tenteram.

Norma juga bertujuan untuk mengatur tingkah laku masyarakat serta membedakan mana yang benar dan mana yang salah. Norma dilaksanakan agar tercipta tatanan yang tertib, aman, rukun dan damai kehidupan dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Jenis – Jenis Norma

Norma pada umumnya dapat dikelompokkan atau dibagi menjadi dua yaitu norma etika dan norma hukumNorma etika meliputi norma susila, norma agama dan norma kesopanan. Berikut ini penjelasannya :

Pengertian Norma Kesusilaan

Pengertian Norma Kesusilaan

sumber : www.educenter.id

Pengertian norma kesusilaan adalah merupakan aturan atau pedoman hidup yang dianggap sebagai suara sanubari manusia yang berhubungan dengan baik-buruknya suatu perbuatan. Norma kesusilaan berasal dari moral dan hati nurani manusia.

Norma kesusilaan adalah suatu aturan-aturan hidup tentang tingkah laku yang baik
dan buruk, yang berupa “bisikan-bisikan” atau suara batin yang berasal dari
hati nurani manusia.

Norma kesusilaan ini bertujuan agar terbentuk kebaikan akhlak pribadi manusia. Norma susila mendorong manusia untuk selalu berbuat baik dan mencegah manusia untuk melakukan perbuatan yang buruk karena bertentangan dengan hati nurani manusia normal.

Secara singkat, norma kesusilaan adalah peraturan yang muncul dari hati nurani manusia seperti adanya aturan baik dan buruk dalam bertingkah laku. Sifat dari norma kesusilaan ini melekat pada diri setiap manusia, nilai-nilainya bersifat universal.

Sifat norma kesusilaan yang universal tersebut berarti bebas dari dimensi ruang dan waktu sehingga norma kesusilaan ini berlaku dimanapun dan kapanpun juga. Contoh norma kesusilaan yaitu tindak pemerkosaan.

Tindak pemerkosaan ini dianggap sebagai tindakan yang melanggar kesusilaan dibelahan dunia manapun dan pada masa kapanpun juga. Contoh pelaksanaan norma kesusilaan lainnya yaitu :

Contoh norma kesusilaan yaitu :

  • Peraturan untuk jujur kepada orang lain
  • Berbuat baik pada sesama makhluk hidup
  • Jangan mencuri hak milik orang lain
  • Berlaku adil pada semua orang

Kepatuhan individu terhadap norma kesusilaan akan menimbulkan rasa bahagia dalam jiwa, sebab yang bersangkutan merasa tidak mengingkari hati nuraninya. Sebaliknya, pelanggaran norma kesusilaan adalah pengingkaran pada hati nurani.

Pengingkaran terhadap hati nurani ini kelak akan menimbulkan suatu penyesalan hingga penderitaan batin. Sehingga inilah bentuk sanksi terhadap norma kesusilaan.

Pengertian Norma Agama

Pengertian Norma Agama

sumber : thehumblei.com

Pengertian norma agama adalah ketentuan hidup yang bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa yang isinya berupa perintah – perintah, larangan dan ajaran – ajaran. Ketentuan ini tercantum dalam Kitab Suci yang wajib ditaati masing-masing pemeluknya.

  30+ Gambar Rumah Adat di Indonesia Lengkap dengan Penjelasannya

Norma agama adalah suatu peraturan yang sifatnya fundamental, dan mempengaruhi norma lainnya seperti norma susila, kesopanan dan lainnya. Norma agama bersifat dogmatis tidak boleh dikurangi dan tidak boleh ditambah.

Tujuan dari norma agama dalam arti vertikal dan sempit yaitu untuk kesucian hidup pribadi. Setiap pemeluk agama meyakini, bahwa norma agama mengatur tentang kebaikan dan kebajikan dalam berperilaku sebagai makhluk hidup.

Namun, aturan – aturan pada norma agama itu tidak saja mengatur hubungan yang vertikal antara manusia dengan Tuhan (Ibadah) tetapi juga ada hubungan horisontal antara manusia dengan sesama manusia.

Pada umumnya setiap pemeluk agama menyakini bawa barang siapa yang telah mematuhi perintah-perintah Tuhan dan menjauhi larangan-larangan Tuhan akan memperoleh pahala.

Kemudian sebaliknya, barang siapa yang melanggar perintah Tuhan Yang Maha Esa maka ia akan berdosa dan sebagai sanksinya ia akan memperoleh siksa atas pelanggaran yang telah ia perbuat,

Contohnya dalam agama Islam, jika kita melanggar norma agama dan tidak meminta ampun atas pelanggaran itu, maka kita akan menerima hukuman atau sanksi di akhirat. Dengan kata lain, sanksi norma agama tidak langsung diberikan namun akan diberikan saat manusia meninggal dunia.

Contoh norma agama yaitu :

  • Melakukan perintah yang tertulis dalam kitab suci
  • Melakukan peribadatan sesuai dengan kepercayaan
  • Jangan mencuri
  • Jangan berzina
  • Jangan membunuh
  • Jangan berbohong
  • Jangan berbuat jahat dan kasar pada orang lain
  • Jangan mencuri hak milik orang lain
  • Menghormati kedua orang tua.

Sikap dan perbuatan individu yang menunjukkan kepatuhan untuk menjalankan segala perintah-Nya dan juga menjauhi larangan-Nya tersebut maka disebut taqwa.

Pengertian Norma Kesopanan

Pengertian Norma Kesopanan

sumber : http://quranicgen.com

Pengertian norma kesopanan adalah ketentuan hidup yang bersumber dari pergaulan masyarakat. Norma kesopanan ini didasari oleh beberapa hal diantaranya yaitu kebiasaan, kepatutan, kepantasan yang berlaku dalam masyarakat.

Nomra kesopanan adalah aturan hidup bermasyarakat tentang tingkah laku yang baik dan tidak baik baik serta patut dan tidak patut dilakukan, yang berlaku dalam suatu lingkungan masyarakat atau komunitas tertentu.

Norma kesopanan ini lahir atau bersumber dari adat istiadat, budaya, atau nilai-nilai masyarakat. Norma kesopanan ini sifatnya kultural, lokal, kontekstual atau bahkan nasional.

Norma kesopanan berbeda dengan norma kesusilaan yang sifatnya universal. Misalnya yaitu suatu perbuatan yang dianggap sopan oleh sekelompok masyarakat mungkin saja dianggap tidak sopan bagi kelompok masyarakat yang lain di beda daerah.

Selain itu, norma kesopanan ini selaras dengan sifat masyarakat yang dinamis dan berubah, sehingga norma kesopanan dalam suatu komunitas juga dapat berubah dari masa kemasa.

Tujuan norma kesopanan adalah untuk mencapai kesedapan hidup bersama antar pribadi. Norma kesopanan adalah peraturan yang muncul dari hubungan antar manusia dalam kelompok masyarakat dan dianggap penting dalam pergaulan masyarakat setempat.

Norma kesopanan ini sumbernya berasal dari masyarakat itu sendiri yang sifatnya relatif dan masing – masing daerah berbeda-beda di berbagai lingkungan dan waktu. Sehingga dapat dikatakan bahwa norma kesopanan tergantung pada dimensi ruang dan waktu.

Norma kesopanan ini yang mengatur pergaulan dengan orang lain. Contoh peraturan tak tertulis tersebut antara lain memakai pakaian yang sopan saat menghadiri acara formal atau sekolah, tidak boleh meludah di depan orang lain dan sebagainya.

Sanksi pada pelanggaran norma kesopanan ini sifatnya tidak terlalu tegas seperti norma hukum. Namun, bentuk sanksi atau hukuman norma kesopanan ini lebih dekat dengan masyarakat.

Umumnya sanksi berupa dikucilkan dari masyarakat, celaan atau ejekan dari orang lain. Celaan dapat berwujud kata-kata, pandangan rendah orang disekeliling, sikap kebencian, dijauhi di pergaulan, sehingga timbul rasa hina, malu, dikucilkan yang berakibat penderitaan batin.

  Contoh Teks Prosedur Kompleks dan Sederhana Lengkap

Contoh norma kesopanan yaitu :

  • Menghargai orang yang lebih tua
  • Berangkat sekolah atau pergi keluar rumah harus berpamitan dengan orang tua terlebih dahulu
  • Memberikan salam atau menyapa pada orang lain
  • Membuang sampah pada tempatnya
  • Bertutur kata baik dan tidak kasar
  • Jangan meludah disembarang tempat
  • Memakai pakaian yang pantas dan rapi dalam mengikuti pelajaran di sekolah

Pengertian Norma Hukum

sumber : arou.com.ua

Selanjutnya, selain dari norma etika adapula norma hukum. Norma hukum adalah aturan-aturan yang dibuat oleh lembaga negara yang berwenang, yang mengikat dan bersifat memaksa, demi terwujudnya ketertiban masyarakat.

Adanya sifat ‘memaksa’ dan sanksi yang tegas dan nyata yang menjadikan norma hukum memiliki kelebihan dibandingkan dengan norma lain. Negara berkuasa untuk memaksa aturan hukum dipatuhi terhadap orang-orang yang bertindak melawan hukum diancam hukuman.

Sanksi atau hukuman itu dapat berupa hukuman badan atau hukuman benda. Hukuman badan yaitu bisa berupa hukuman penjara sementara, hukuman penjara seumur hidup hingga hukuman mati.

Selain itu, masih dimungkinkan seseorang akan dijatuhkan pula hukuman tambahan. Contohnya seperti pengumuman keputusan pengadilan, pencabutan hak-hak tertentu dan perampasan barang-barang tertentu.

Tujuan norma hukum adalah terciptanya kedaiman hidup antar pribadi, keadaan damai terkait dimensi lahiriah dan batiniah yang menghasilkan keseimbangan anatara ketertiban dan ketentraman.

Tujuan kedamaian hidup bersama dimaksud dikaitkan pula dalam perwujudan kepastian, keadilan dan kebergunaan.

Norma hukum juga meliputi tiga hal, yaitu :

Pertama norma hukum yang berisi perintah yang mau tidak mau harus dijalankan atau ditaati. Kedua, norma hukum yang berisi larangan. Ketiga, norma hukum berisi perkenaan yang hanya mengikat sepanjang para pihak yang bersangkutan tidak menentikan lain dalam perjanjian.

Penegakan norma hukum ini, negara memiliki aparat-aparat penegak hukum, seperti polisi, jaksa, dan hakim. Sumber hukum dalam arti materiil yaitu berasal dari falsafah, pandangan hidup, ajaran agama, nilai-nilai kesusilaan ,adat istiadat, budaya, sejarah dan lain-lain.

Norma hukum juga memiliki beberapa fungsi. Fungsi norma hukum itu diantaranya :

  • Norma hukum mengatur semua hal yang belum terdapat pada normal lainnya.
  • Norma hukum sebagai pelengkap norma lain dengan hukuman yang sifatnya tegas dan nyata.

Hukuman yang diberlakukan pada para pelanggar norma ini bersifat tegas, memaksa dan mengikat pada semua orang.

Contoh dari norma hukum yaitu :

  • Hukuman bagi perbuatan mencuri ( tindak pidana dalam hal ini adalah kejahatan )
  • Dilarang mengendarai kendaraan bermotor tanpa memiliki SIM
  • Kewajiban membayar pajak
  • Dilarang untuk mencuri, merampok, dan korupsi
  • Dilarang melakukan tindak kekerasan atau membunuh
  • Kendaraan umum harus melalui rute khusus
  • Semua pengendara wajib memperhatikan dan mengikuti rambu lalu lintas

Selain itu, menurut Purnadi Purbacaraka dan Soerjono Soekanto, norma hukum memiliki sifat, diantaranya :

  • Fakultatif. Norma hukum yaitu tidak secara apriori mengikat atau wajib dipatuhi.
  • Imperatif. Norma hukum yaitu perintah yang secara apriori harus ditaati baik berupa suruhan maupun larangan.

Sifat norma hukum fakultatif dibedakan antara norma hukum mengatur (regelendrecht) dan norma hukum yang menambah (aanvullendrecht). Selanjutnya, sifat imperatif dalam norma hukum biasa disebut dengan memaksa (dwingenrecht).

Demikianlah, penjelasan mengenai pengertian norma menurut para ahli, ciri – ciri, fungsi norma dalam masyarakat, tujuan dan jenis – jenis norma. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Referensi :

  • Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Bahasa Indonesia, Jakarta.
  • https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/2499/05.%202%20bab%202.pdf?sequence=8&isAllowed=y – diakses pada 07 Februari 2019
  • http://staffnew.uny.ac.id/upload/130515047/pendidikan/Nilai+dan+Norma_0.pdf – diakses pada 07 Februari 2019
  • https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789/2499/05.%202%20bab%202.pdf?sequence=8&isAllowed=y – diakses pada 07 Februari 2019
  • https://id.lifeder.com/pengertian-norma/ – diakses pada 07 Februari 2019
  • http://www.yuksinau.id/macam-macam-norma/#! – diakses pada 07 Februari 2019

Leave a Reply