Pengertian Ekosistem Lengkap Beserta Penjelasan dan Contohnya

Pengertian Ekosistem – anda pasti pernah mendengar kata ‘ekosistem’ di dalam kehidupan sehari-hari anda. Apalagi jika anda adalah seorang pelajar, maka kata ini akan menjadi lebih familiar untuk didengar. Namun, taukah anda apa sebenarnya ekosistem itu ?

Tentunya, bumi yang kita tempati ini tidak rata secara sempurna, akan tetapi terdiri dari cekungan dan gundukan. Adanya aktifitas di dalam dan diluar bumi akan mengakibatkan terbentuknya cekungan. Nah, cekungan ini yang membuat ekosistem dibumi jadi beraneka ragam.

Selanjutnya, jika anda masih bingung apa itu ekosistem, maka dalam artikel ini anda akan menemukan definisi ekosistem dan berbagai hal mengenai ekosistem seperti komponen dan jenis-jenis ekosistem itu sendiri.

Nah, langsung saja, untuk menjawab rasa penasaran anda, berikut penjelasan mengenai gambaran dan berbagai hal tentang ekosistem yang selama ini mungkin hanya anda pernah dengar sekilas.

Pengertian Ekosistem

Pengertian Ekosistem 

sumber : willywhitten.wordpress.com

Ekosistem adalah suatu sistem ekologi yang terbentuk dari hubungan timbal balik yang tidak terpisahkan antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Selain itu, pengertian ekosistem juga ialah tatanan kesatuan yang utuh dan menyeluruh segenap unsur lingkungan hidup yang saling memengaruhi.

Bisa dikatakan juga, ekosistem ini ialah gabungan dari setiap unit dalam biosistem yang melibatkan interaksi timbal balik antara organisme dengan lingkungan fisik, sehingga aliran energi menuju ke struktur biotik tertentu mengakibatkan terjadinya siklus materi organisme dan anorganisme.

Istilah ekosistem pada awalnya yaitu terdiri dari dua kata yakni “ekologi” dan “sistem” dan kemudian digabung menjadi ekosistem. Sistem disini yaitu adanya berkembangnya organisme dan komunitas secara bersama-sama dengan lingkungan fisik yang ada.

Organisme akan beradaptasi dengan lingkungan fisik, dan organisme ini pula yang akan memengaruhi lingkungan fisik itu untuk keperluan hidupnya. Hal ini didasarkan oleh pernyataan Hipotesis Gaia.

Selanjutnya, anda juga harus tahu mengenai Hukum Toleransi dalam ekosistem. Hukum toleransi inilah yang menjadi salah satu faktor dari terjadinya penyebaran dan kelimpahan suatu spesies dalam suatu ekosistem seperti yang sudah dijelaskan diatas.

Hukum Toleransi adalah kondisi faktor kimiawi dan fisis yang harus berada dalam kisaran yang dapat ditoleransi oleh spesies tersebut dalam suatu ekosistem. Contoh : panda memiliki toleransi luas terhadap suhu, namun memiliki toleransi sempit terhadap makanannya, yaitu bambu.

Namun, hukum toleransi tidak berlaku bagi manusia karena manusia dapat memperlebar toleransinya dengan kemampuannya untuk mengembangkan teknologi dan memanipulasi alam. Sebagai pengetahuan tambahan anda, berikut beberapa penjelasan mengenai pengertian ekosistem menurut para ahli.

Pengertian Ekosistem menurut Para Ahli

A. G. Tansley

Pengertian Ekosistem menurut A. G Tansley yaitu suatu unit ekologi yang di dalamnya terdapat fungsi dan struktur. Fungsi dalam pengertian ekosistem ini berhubungan dengan siklus materi dan arus energi (matahari) melalui komponen – komponen ekosistem.

Sedangkan struktur dalam ekosistem yaitu berhubungan dengan keanekaragaman spesies. Ekosistem yang strukturnya kompleks, maka cenderung memiliki keanekaragaman spesies yang tinggi.

Woodbury

Pengertian ekosistem menurut Woodburry ialah tatanan kesatuan secara kompleks yag di dalamnya terdapat habitat, tumbuhan dan binatang yang dipertimbangkan sebagai unit kesatuan secara utuh, sehingga semuanya akan menjadi bagian mata rantai siklus materi dan aliran energi.

Macam – Macam Ekosistem

Macam - Macam Ekosistem

sumber : evelita.ru

Setelah anda mengetahui, apa itu pengertian ekosistem dan bagaimana suatu spesies dapat menyebar dalam beberapa ekosistem, maka penjelasan kali ini adalah mengenai macam – macam ekosistem yang ada dibumi.

  Contoh Teks Deskripsi Lengkap Beserta Penjelasannya

Perlu anda pahami bahwa secara umum, ekosistem yang ada dibumi ini terdapat tiga macam, yaitu ekosistem air, darat dan buatan. Ekosistem air dan darat juga dapat dikelompokkan sebagai ekosistem alami.

Ekosistem Air / Akuatik

Pengertian ekosistem air adalah suatu ekosistem yang komponen abiotiknya di dominasi oleh air atau perairan.  Beberapa contoh ekosistem air / akuatik yaitu air tawar , laut, pantai, sungai dan terumbu karang.

Ekosistem Air Tawar

Ekosistem Air Tawar

sumber : gurugeografi.id

Ekosistem air tawar adalah ekosistem air yang memiliki kadar garam rendah. Air tawar ini memiliki kemampuan menyerap panas dari cahaya matahari sehingga perubahan suhu tidak terlalu besar. Asal usul ekosistem air tawar adalah sumber mata air yang ada dibawah tanah.

Ciri – ciri dari ekosistem air tawar adalah variasi suhu tidak terlalu menyolok, penetrasi cahaya kurang dan terpengaruh oleh perubahan iklim dan cuaca. Selain itu, berbagai macam jenis tumbuh-tumbuhan dan hewan yang menghuni perairan air tawar ini.

Tumbuhan yang menghuni air tawar ada yang berukuran besar (makrohidrofita) dan berukuran kecil. Tumbuhan yang berukuran kecil yaitu ganggang dan ada yang berukuran mikroskopis seperti ganggang biru, ganggang hijau dan diatomae. Selain itu, ada juga jenis tumbuhan biji di ekosistem air tawar contohnya teratai dan eceng gondok.

Selain tumbuhan, terdapat hewan yang penghuni air tawar, contohnya adalah udang, ikan dan serangga.

Kehidupan yang subur terdapat di zona fotik yaitu zona tembus cahaya dan dibawahnya terdapat zona afotik yang tidak tembus cahaya. Daerah afotik ini dan lumpur bagian dasar dihuni oleh organisme pengurai. Selain itu, hampir semua filum hewan ada di dalam air tawar.

Ekosistem Laut

Ekosistem Laut

sumber: img3.goodfon.ru

Berbeda dari ekosistem air tawar, ekosistem laut adalah jenis ekosistem air yang memiliki kadar garam yang tinggi di permukaannya yang sangat luas. Kadar ion Cl mencapai 55% terutama di daerah laut tropik karena suhunya tinggi dan terjadi penguapan yang besar.

Ekosistem laut ini terdiri dari ekosistem perairan dalam, ekosistem pantai pasir dangkal atau bitarol dan ekosistem pasang surut. Keunikan dari ekosistem laut adalah hanya dihuni oleh biota laut saja. Contohnya hewan bersel satu, invertebrata dan tanaman laut lain seperti terumbu karang, rumput laut dll.

Ciri – ciri ekosistem laut diantaranya memiliki variasi suhu yaitu adanya perbedaan suhu antara permukaan dan bagian dalam laut, memiliki tingkat salinitas dan kadar garam larut yang tinggi dan tidak dipengaruhi oleh keadaan iklim dan cuaca.

Ekosistem Sungai

Ekosistem Sungai

sumber: rideralam.com

Sungai adalah suatu badan air yang mengalir ke satu arah, menuju ke laut. Aliran sungai berasal dari dataran tinggi ke dataran rendah. Sifat air sungai ini adalah dingin dan jernih, serta mengandung sedikit makanan dan sedimen. Aliran air dan gelombang sungai konstan memberikan oksigen pada air.

Akan tetapi, suhu air sungai bervariasi sesuai dengan ketinggian dan garis lintang. Sungai ini adalah termasuk pada ekosistem air tawar, sehingga banyak jenis tumbuhan dan hewan yang bisa hidup di sungai dan pinggiran sungai.

Ekosistem sungai dihuni oleh beberapa jenis fauna seperti gurame, kura – kura, buaya, ikan kucing, lumba – lumba dan lainnya.

Ekosistem Pantai

Ekosistem Pantai

sumber: gimg.kumpar.com

Pengertian ekosistem pantai yaitu merupakan interaksi antara komponen biotik dan abiotik yang berada di dataran pantai. Ekosistem pantai memiliki beberapa komponen seperti komponen abiotik, biotik autotrof, biotik heterotrof dan dekomposer.

Ekoosistem pantai di Indonesia mengisi hampir sekitar 1/8 dari total luas Indonesia, karena kita tahu bahwa garis pantai Indonesia panjangnya mencapai 81000 km. Dinamakan ekosistem pantai karena paling banyak tumbuh digundukan pasir adalah tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tahan terhadap hempasan gelombang dan angin.

Sehingga, ciri tumbuh-tumbuhan yang hidup di ekosistem pantai adalah yang menjalar dan berdaun tebal.

Ekosistem Terumbu Karang

Ekosistem Terumbu Karang

sumber: bondijoe.com

Ekosistem terumbu karang adalah ekosistem bawah laut terdiri dari sekelompok binatang karang yang membentuk struktur kalsium karbonat semacam batu kapur. Efisiensi ekosistem ini sangat tinggi, karena hewan-hewan yang hidup dikarang memakan organisme mikroskopis dan sisa organik lain.

  Pengertian Pajak Lengkap Beserta Ciri, Jenis, Manfaatnya

Berbagai fauna invertebrata hidup di terembu karang seperti mikroorganisme dan ikan, hidup di antara karang dan ganggang. Selain itu, terdapat herbivora seperti siput, landak laut, ikan yang menjadi mangsa bagi gurita, bintang laut, dan ikan-ikan karnivora.

Adanya terumbu karang di dekat pantai, membuat pantai memiliki pasir yang berwarna putih.

Ekosistem Darat / Terestrial

Berbeda dengan ekosistem air yang lingkungannya didominasi oleh air, ekosistem darat atau terestrial adalah ekosistem yang sebagai besar faktor lingkungannya didominasi oleh daratan. Ekosistem darat ini berada di dalam area yang lebih luas atau biasa disebut bioma.

Ekosistem darat dipengaruhi dan dapat dikontrol oleh iklim dan gangguan. Iklim penting menentukan alasan suatu ekosistem darat berada di suatu tempat tertentu. Pola ekosistemnya dapat berubah akibat gangguan seperti kebakaran, aktivitas manusia, petir, dll.

Berikut ini, beberapa macam ekosistem darat yaitu ekosistem padang rumput, hutan, tundra dan gurun.

Ekosistem Padang Rumput

Ekosistem Padang Rumput

sumber : home-img.com

Ekosistem padang rumput terdapat di daerah – daerah yang terbentang dari tropik ke subtropik. Padang rumput ini merupakan dataran tanpa pohon yang biasanya ditumbuhi rumput pendek.

Ciri – ciri padang rumput adalah hujan turun tidak teratur, curah  hujan kurang lebih 25-30 cm per tahun, porositas (peresapan air) tinggi, dan drainase atau aliran airnya cepat. Contoh flora padang rumput yaitu terdiri dari tumbuhan terna (herbs) dan rumput yang keduanya tergantung kelembapan.

Sedangkan contoh fauna padang rumput yaitu bison, singa, zebra, serigala, gajah, jerapah, kangguru, serangga, ular, tikus, anjing, dan lain-lainnya.

Ekosistem Hutan

Ekosistem Hutan

sumber : thepinsta.com

Pengertian ekosistem hutan ini adalah ekosistem yang cakupan wilayahnya yaitu berupa hutan. Ekosistem hutan termasuk kedalam kategori ekosistem alami yang juga dijuluki sebagai ‘paru-paru bumi’ hingga hutam juga dijadikan parameter untuk melihat keadaan ‘kesehatan’ bumi.

Terdapat beberapa macam ekosistem hutan. Berdasarkan letak geografisnya, ekosistem hutan dibagi menjadi 3 macam yaitu :

Hutan Tropis

Pengertian ekosistem hutan tropis secara umum yaitu hutan yang letaknya di wilayah garis khatulistiwa. Ekosistem hutan ini biasanya terdapat di lembah Amazon, Asia Tenggara (Indonesia, Malaysia, Thailand), Amerika Selatan dan lembah sungai kongo.

Ciri – ciri hutan tropis yaitu terletak di wilayah yang punya iklim tropis, biasanya pohon – pohon berukuran tinggi, daun – daun sangat lebat dan mendapatkan curah hujan yang sangat cukup sepanjang tahun.

Hutan Temperate

Hutan temperate adalah hutan yang berada di wilayah yang mempunyai 4 musim. Ciri – ciri hutan temperate yaitu teletak di wilayah yang punya empat musim, biasanya wilayah tersebut iklim sub tropis dan mendapatkan curah hujan yang lebih sedikit dibanding hutan tropis.

Hutan boreal

Hutan boreal adalah hutan yang berada di daerah lingkaran kutub-kutub Bumi. Hutan boreal ini berada di wilayah lingkaran kutub bumi, maka wilayah hutan ini akan ditutupi oleh es atau salju. Anda juga dapat mengenal hutan boreal ini sebagai bioma taiga. 

Ekosistem Tundra

Ekosistem Tundra

sumber : userscontent2.emaze.com

Ekosistem tundra berada di belahan bumi sebelah utara dalam lingkaran kutub utara dan berada pula di puncak – puncak gunung tinggi. Sehingga, suhu ekosistem tundra adalah dengan suhu terdingin diantara wilayah ekosistem lainnya.

Pertumbuhan tanaman di wilayah ini berumur pendek hanya 60 hari, contohnya sphagnum, liken, perdu, biji semusim, dan rumput alang-alang. Sedangkan hewan yang hidup di ekosistem tundra ini seperti beruang, rusa kutub dan pinguin.

Ekosistem Gurun

Ekosistem Gurun

sumber : stmed.net

Gurun adalah daerah yang sangat sedikit untuk menerima curah hujan yakni kurang dari 250 mm pertahunnya. Gurun terdapat di daerah tropik yang juga berbatasan dengan padang rumput.

  12 CONTOH TEKS ANEKDOT LENGKAP BESERTA PENJELASANNYA

Ciri – ciri ekosistem gurun ini adalah gersang dan curah hujan rendah. Jenis flora yang dapat ditemui di wilayah ini adalah umbuhan menahun berdaun seperti duri contohnya kaktus, atau tak berdaun dan memiliki akar panjang serta punya jaringan untuk menyimpan air.

Sedangkan hewan yang hidup di gurun yaitu rodentia, semut, ular, kadal, kalajengking, katak, dan hewan noktural lainnya. 

Ekosistem Buatan

Pengertian ekosistem buatan ini ialah suatu ekosistem yang terbentuk dari hasil campur tangan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Ekosistem buatan ini selain mendapat sumber dari energi utama matahari, juga mendapatkan subsidi energi dari luar.

Ekosistem buatan didominasi oleh pengaruh manusia dan keanekaragamnya rendah. Contoh ekosistem buatan adalah hutan tanaman produksi seperti jati dan pinus, bendungan, danau, perkebuan sawit, sawah, ekosistem pemukiman, ekosistem ruang angkasa, dan masih banyak lagi.

Namun, dalam penjelasan kali ini hanya terbatas pada ekosistem sawah dan ekosistem danau saja. Berikut penjelasannya :

Ekosistem Sawah

Ekosistem Sawah

sumber : bisnisrumahq.blogspot.com

Pengertian ekosistem sawah yaitu merupakan salah satu ekosistem buatan yang ada di daratan di muka bumi. Namun, tidak semua daratan mampu dibuat menjadi ekosistem persawahan.

Ekosistem sawah punya ciri khas sendiri yang dibangun oleh dua komponen yaitu abiotik dan komponen biotik. Komponen abiotik penyusun ekosistem sawah yaitu cahaya, tanah dan air. Sedangkan komponen biotiknya yaitu hewan, tumbuhan primer dan tumbuhan sekunder.

Ekosistem Danau

Ekosistem Danau

sumber: wisata-bali.com

Danau adalah cekungan yang terdapat pada permukaan bumi. Sedangkan pengertian ekosistem danau adalah jenis ekosistem yang mencakup pada keseluruhan ruang lingkup danau dan sekitarnya. Jenis ekosistem ini termasuk kedalam ekosistem buatan.

Ekosistem danau juga dapat terbagi menjadi beberapa macam, yaitu jenis danau air asin, danau air tawar dan danau air asam. Daun air asin tidak memiliki aliran air sebagai pelepasannya, sedangkan danau air tawar pelepasannya adalah sungai.

Danau air asam yaitu danau yang memiliki keasaman tingkat tinggi yang terisi oleh air belerang. Biasanya, danau air asam merupakan kawah gunung berapi. Komponen ekosistem danau, sama seperti jenis ekosistem lainnya yaitu terdiri dari komponen abiotik dan biotik.

Komponen Ekosistem 

Komponen Ekosistem 

sumber : biohasanah.files.wordpress.com

Komponen ekosistem adalah hal – hal yang membentuk suatu ekosistem itu dapat berjalan. Pada dasarnya, suatu ekosistem dibentuk oleh komponen abiotik dan biotik yang menjadi satu kesatuan. Berikut penjelasan mengenai komponen-komponen ekosistem.

Komponen Abiotik

Komponen abiotik adalah komponen fisik dan kimia yang berperan sebagai medium atau substrat tempat berlangsungnya kehidupan organisme. Komponen abiotik ini terdiri dari senyawa organik, anorganik, dan faktor yang mempengaruhi distribusi organisme itu.

Faktor yang mempengaruhi distribusi organisme pada ekosistem yaitu diantaranya :

  • Suhu
  • Air
  • Garam
  • Tanah dan Batu
  • Cahaya Matahari
  • Iklim

Komponen Biotik

Komponen biotik adalah suatu yang hidup (organisme) yang juga ikut mengatur suatu ekosistem selain komponen abiotik. Komponen biotik ini terdiri dari beberapa macam, diantaranya :

  • Produsen, contohnya : tumbuhan hijau, tumbuhan yang memiliki klorofil
  • Konsumen (Heterotrof), contohnya : manusia, hewan, mikroba dan jamur
  • Pengurai (Dekomposer), contohnya : organisme yang mengurai berbagai bahan organis dari organisme lain yang telah mati.
  • Penghancur (Detivritor), contohnya : organisme yang menghancurkan bahan organik yang berasal dari sisa organisme lain yang telah mati.

Video Ekosistem Buatan

Nah, berdasarkan penjelasan diatas, sekarang anda pasti lebih memahami tentang pengertian ekosistem, macam-macam dan komponen apa saja yang membentuk suatu ekosistem itu. Semoga artikel ini bisa membantu anda dalam memahami mengenai ekosistem ini. Terima kasih.

sumber

Referensi :

  • https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/ekosistem-hutan – diakses 11 Februari 2019
  • https://moondoggiesmusic.com/pengertian-ekosistem/ – diakses 11 Februari 2019
  • http://thegorbalsla/pengertian-ekosistem/#Ekosistem_Danau – diakses 11 Februari 2019
  • https://informazone.com/pengertian-ekosistem/ – diakses 11 Februari 2019
  • https://id.wikipedia.org/wiki/Ekosistem – diakses 11 Februari 2019
  • https://jagad.id/contoh-ekosistem-buatan-dan-alami/ – diakses 11 Februari 2019
  • https://www.gurugeografi.id/2018/03/ekosistem-bioma-air-tawar-di-bumi.html – diakses 11 Februari 2019
  • http://www.pengertianpakar.com/2014/11/pengertian-ekosistem-dalam-biologi.html# – diakses 11 Februari 2019
  • https://www.geologinesia.com/2018/08/ekosistem-danau.html – diakses 11 Februari 2019
  • https://ilmugeografi.com/ilmu-sosial/pengertian-ekosistem-pantai – diakses 11 Februari 2019
  • https://www.maxmanroe.com/vid/umum/pengertian-ekosistem.html – diakses 11 Februari 2019
Avatar

Latest posts by dewi (see all)

Leave a Reply