12 CONTOH TEKS ANEKDOT LENGKAP BESERTA PENJELASANNYA

Contoh teks anekdot – Anda pasti ingat dan mempelajari, ketika anda dibangku sekolah atau anda yang saat ini masih dibangku sekolah, tentang berbagai macam jenis teks. Nah, setiap jenis teks itu memiliki definisi, struktur dan karakteristik nya sendiri-sendiri.

Salah satu jenis teks yang cukup terkenal dan unik dari berbagai jenis teks lainnya dan biasanya dijadikan sebagai bahan hiburan adalah anekdot. Apa itu anekdot dan bagaimana strukturnya serta bagaimana contoh anekdot itu ? mari kita bahas bersama.

Anekdot merupakan cerita lucu dan menarik yang juga menggambarkan suatu kejadian ataupun keadaan orang sebenarnya. Anekdot selalu disajikan berdasarkan kenyataan. Anekdot ini terkadang menghibur, namun teks anekdot bukanlah sebuah lelucon.

Video Anekdot Menyindir guru dan Wakil Rakyat

Biasanya, jika membaca teks jenis ini, maka akan menimbulkan tawa pada setiap pembacanya. Namun, tujuan utama teks anekdot ini dibuat yaitu untuk mengungkapkan suatu kebenaran melalui cerita singkat dan terkadang anekdot bersifat menyindir.

Teks Anekdot

https://4.bp.blogspot.com/-ITLiYejjMH8/WY6ikZw1LqI/AAAAAAAAJyk/0Lw4NuD9L94tVJ3GhNxMydxB6H0Z4fURgCLcBGAs/s1600/072338900_1490964765-writing.jpg

Infosekayu.com

Pengertian teks anekdot menurut KBBI atau Kamus Besar Bahasa Indonesia yaitu anekdot merupakan cerita singkat yang menarik karena lucu dan mengesankan, dan biasanya mengenai orang penting atau terkenal dan berdasarkan kejadian yang sebenarnya.

Pada dasarnya tujuan dibuatnya teks anekdot yaitu untuk menghibur karena didalamnya juga terdapat kandungan humor. Namun, isi dari cerita anekdot mengungkapkan kebenaran tentang seseorang ataupun tentang kejadian sebenarnya yang bersifat mengkritik dan menyindir.

Sindirian pada teks anekdot bisa menyinggung mengenai masalah sosial, pendidikan, lingkungan hingga politik. Selain itu, perlu anda ketahui bahwa isi teks anekdot terdapat amanat, pesan moral dan ungkapan tentang suatu kebenaran secara umum.

Ciri-ciri teks anekdot

Terdapat ciri-ciri anekdot atau karakteristik pada anekdot, diantaranya sebagai berikut :

  1. Bersifat menyindir
  2. Mengandung humor atau lucu didalam teksnya
  3. Dapat membuat pembaca terhibur atau bersifat menggelitik
  4. Berisi cerita mengenai tokoh penting
  5. Memiliki tujuan tertentu
  6. Cerita yang disampaikan hampir mirip dengan dongeng
  7. Cerita didalamnya tentang karakter binatang dan manusia yang terhubung secara umum dan terlihat nyata
  8. Teks menggambarkan karakter dengan singkat dan langsung pada intinya.
  9. Teks memiliki pesan moral

Tujuan teks anekdot

Tujuan teks anekdot yang dituliskan oleh penulis atau pengarang, sebagai berikut :

  1. Teks anekdot sebagai sarana untuk mengkritik
  2. Teks anekdot sebagai sarana penghibur
  3. Tek anekdot untuk membangkitkan tawa pembacanya.

Struktur teks anekdot

https://1.cdn.edl.io/GbZJaUmkdcqTcyrUAAchsS64oNqDD3tlbSgEMnZ7nYPT5N5j.jpg

zabavnik.club

Setelah anda memahami pengertian, ciri-ciri dan tujuan anekdot, anda juga harus mengetahui lebih jelas apa itu sebenarnya teks anekdot dengan memahami struktur teks anekdot itu sendiri. Lalu mengapa teks anekdot harus memiliki struktur padahal isinya santai dan humor ?

Tujuan dari struktur teks anekdot ini sendiri, agar teksnya lebih rapih dan mempunyai wujud yang jelas. Nah, didalam teks anekdot terdapat lima struktur wajib yang harus ada disetiap teks anekdot, sebagai berikut :

  1. Abstraksi

Abstraksi bisa anda pahami sebagai pendahuluan dalam teks anekdot. Abstraksi merupakan bagian yang terletak pada awal paragraph dan berisikan tentang gambaran awal dari isi teks anekdot tersebut.

Setiap teks anekdot, harus memiliki bagian abstraksi. Sebab bagian abstraksi ini menjelaskan secara ringkas maksud dari penulisan teks anekdot tersebut. Sehingga ketika pembacanya membaca, maka orang – orang itu akan memiliki pemahaman dasar terkait isi teks tersebut.

  1. Orientasi

Orientasi merupakan bagian yang menunjukkan latar belakang bagaimana peristiwa pada teks anekdot terjadi atau bagian yang menunjukkan awal kejadiannya. Orientasi terletak di permulaan kisah yang menggambarkan situasi dan kondisi yang terjadi.

Pada bagian ini, setidaknya terdapat keterangan tentang mengapa atau alasan persoalan pada teks anekdot itu perlu dibahas. Sehingga pembaca dapa memahami esensi atau nilai penting dari masalah dalam teks tersebut.

  1. Krisis

Bagian krisis ialan bagian yang bertujuan untuk menghibur dan tidak berisi orang penting. Krisis atau masalah merupakan aspek yang harus ada dalam setiap contoh teks anekdot. Pada bagian ini, persoalan yang diangkat dalam teks kembali diperjelas.

Bagian krisis berisi mengenai masalah yang muncul yang terjadi didalam teks. Pada bagian ini pembaca akan benar-benar mengetahui arah dan tujuan dari teks anekdot yang ada.

  1. Reaksi

Reaksi yaitu bagian yang berisi langkah penyelesaian masalah yang muncul pada bagian krisis. Lazimnya ketika ada suatu masalah, maka akan ada upaya untuk menyelesaikannya. Pada teks anekdot, reaksi memuat langkah-langkah untuk mengatasi masalah tersebut.

Selain itu, pada bagian ini, anda akan menangkap bagaimana cara penulis menyelesaikan masalah yang sudah dihadapi (pada bagian krisis) dalam cerita dengan caranya sendiri.

  1. Koda

Struktur yang terakhir adalah koda. Koda merupakan bagian kesimpulan dari teks anekdot yang anda baca. Koda adalah bagian yang berisi perubahan yang akan terjadi pada tokoh. Pada bagian ini terdapat penegasan antara masalah dan solusi dari permasalahan tersebut.

Oleh karena itu, pembaca akan dapat lebih menyakinkan lagi terhadap isi kandungan yang terdapat dalam teks anekdot tersebut.

Perbedaan Teks Anekdot dengan Teks Humor

Tak jarang banyak orang yang memiliki pemahaman terdapat persamaan teks anekdot dan teks humor. Secara sederhana, teks humor merupakan teks yang berisi rangsangan cenderung secara spontan untuk memancing tawa atau senyum para pembacanya.

Sama seperti teks humor, teks anekdot juga merupakan teks yang dapat membuat pembacanya tergelitik atau dapat membangkitkan tawa pembacanya. Namun selain persamaan, ada juga perbedaannya.

Perbedaan teks anekdot dan teks humor yang pertama adalah, tujuan utamanya. Anekdot dibuat bertujuan untuk menyindir seseorang yang biasanya merupakan orang penting.

Sedangkan humor dibuat bertujuan hanya untuk menghibur bukan untuk mengkritik seseorang.

Perbedaan yang kedua adalah, didalam teks anekdot berisi kritikan. Sedangkan pada teks humor tidak ada kritis. Perbedaan ketiga yaitu, anekdot memiliki isi yang berstruktur, sedangkan teks humor tidak berstruktur.

  Contoh Teks Ulasan

Perbedaan yang terakhir, pada teks anekdot menggunakan bahasa yang sopan dan penulisannya cukup baku, sedangkan pada teks humor, terkadang isi teksnya mengandung bahasa yang kurang sopan sebagai bahan dalam bercanda.

Kaidah Kebahasaan Teks Anekdot

Selain memiliki tujuan dan struktur teks, teks anekdot memiliki ciri kebahasaan dan kaidah-kaidah kebahasaan juga. Kaidah kebahasaan inilah yang membuat teks anekdot berbeda dari teks lainnya. Kaidah kebahasaan itu, sebagai berikut :

  • Menggunakan kata keterangan lampau
  • Berurutan berdasarkan kejadian waktu
  • Menggunakan pertanyaan retorika
  • Menggunakan kalimat perintah
  • Menggunakan kata kerja atau verb
  • Menggunakan kata penghubung
  • Menggunakan jenis pertanyaan yang tidak perlu pertanyaan tersebut dijawab.

Urutan Cara Menulis Anekdot

Sebelum anda mengetahui contoh teks anekdot, anda harus memahami terlebih dahulu bagaimana cara membuat teks anekdot ini, karena terdapat beberapa hal yang harus anda masukkan ke dalam cerita tersebut. Berikut urutan cara menulis teks anekdot :

  • Judul

Judul merupakan bagian pertama dari sebuah teks anekdot. Berikan judul diawal dan sebagai tujuan dari tulisan anda, sehingga anda akan fokus dan tidak melebar ke mana-mana. Pilihlah judul yang menarik, anda bisa mengangkat berita paling hangat.

  • Referensi

Setelah anda tahu judul teks anekdot anda apa, selanjutnya anda harus mencari bahan atau referensi. Bahan yang dimaksud ialah setting cerita utama dalam teks anekdot yang akan ditulis.

Berbeda dengan karya tulis ilmiah, referensi dari teks anekdot tidak harus berupa buku atau jurnal, tetapi referensi bisa anda dapatkan dari menjalin percakapan dengan orang lain atau target untuk mendapatkan pengalaman lucu atau unik.

  • Tentukan pesan moral

Poin ini merupakan poin yang penting dalam teks anekdot. Tanpa sebuah pesan moral, sebuah teks lucu tidak bisa tergolong dalam anekdot sama sekali. Sebelumnya, anda harus tau mau menulis topik apa, setelah itu buat pesan moral didalamnya.

  • Tentukan kelucuan

Setelah menentukan pesan moral, tentukan juga unsur kelucuannya. Anda bisa menulis pengalaman anda atau pengalaman orang lain yang bisa membuat perut anda tergelitik hingga sakit akibat tertawa berlebihan.

Contoh Teks Anekdot Beserta Strukturnya

https://epochalnisvet.cz/wp-content/uploads/Foto13.jpg

epochalnisvet.cz

  • Abstraksi

Ada seseorang nelayan muda yang barusan dijebloskan ke penjara.

  • Orientasi

Di hari pertama ia mendekam di penjara, Narapidana yang berada disampingnya bertanya tentang mengapa ia sampai dipenjara :

Narapidana : “Kamu kan masih tetap muda kok malah masuk penjara, kejahatan apakah yang sudah kamu kerjakan?”

Nelayan : “Saya cuma mengambil ikan”

Narapidana : “lalu kamu divonis berapakah tahun?”

Nelayan : “Cuma divonis hukuman seumur hidup dengan waktu eksperimen 2 tahun.”

  • Krisis

Dengan perasaan heran, si narapidana itu bertanya lebih jauh lagi sebab ini termasuk aneh.

Narapidana : “Hanya mengambil ikan kamu dapat diberi hukuman seberat ini? Memang ikan apakah yang sudah kamu curi? Paus langka?”

Nelayan : “Berikut, saya coba membom ikan di dalam waduk dengan satu detonator atau bom kecil. Lalu sukses, ada 3 ekor ikan mengambang di permukaan air sesudah alat yang saya pakai meledak”

Narapidana : “Wah jika hanya itu harusnya beberapa waktu saja, tidaklah sampai seumur hidup dong?!”

Nelayan : “Belumlah tuntas, masalahnya ialah sesudah ikan yang mengapung, selang beberapa saat ada 2 mayat penyelam yang turut mengapung!”

  • Reaksi

Narapidana : “Wahahaha patut saja kamu masuk penjara, nyatanya bukan sekedar ikan yang sukses kamu bom. Bahkan juga penyelam yang tidak bedosa saja turut terserang bom”

  • Koda

Gelak tawa mereka mulai mereda. Sesudah pembicaraan singkat tentang tentang si nelayan muda masuk penjara serta divonis seumur hidup mereka meneruskan pembicaraan dengan bahasan lainnya.

Contoh Teks Anekdot Singkat

https://images-prod.healthline.com/hlcmsresource/images/News/041416_laughingscience_BODY.jpg

doktorz.org

Bersedekah

Alkisah, ada seorang pengemis tua yang sedang meminta-minta pada satu orang anak muda. “Nak, sedekahnya, Nak,” kata pengemis tersebut.

Anak muda itu lalu mengambil uang sepuluh ribuan dari sakunya. “Kembalikan lima ribu ya, Pak,” harapnya.

Bapak pengemis kemudian menjulurkan mangkuk yang berisi uang kembalian, “Ini, Nak, kembaliannya.”

“Lho, Pak, kembaliannya kok tujuh ribu, banyak amat?” tanya si pemuda, heran.

“Oh, nggak apa-apa, Nak. Anggap saja saya sedekah.”

Contoh Teks Anekdot Menyindir Teman

https://www.liveabout.com/thmb/vuMIdbVlr8MJkUZiDlRduG__APg=/2121x1414/filters:fill(auto,1)/Friends-59b0258b685fbe00107803da.jpg

liveabout.com

Ada dua orang gadis yang bersahabat namanya Rena dan Riris. Selama bersahabat, Rena sering meminta tolong kepada Riris terutama jika sedang kurang uang. Rena adalah tipikal orang yang selalu memanfaatkan temannya untuk kepentingannya sendiri. Akan tetapi, jika uang tersebut ditagih oleh teman-temannya, maka ia akan menghindar seolah tak peduli.

Suatu ketika Riris mempunyai pekerjaan rumah berupa tugas sekolah yang menumpuk. Namun, ia bingung karena di saat bersamaan ada acara keluarga yang tidak dapat ditinggalkan. Ia pun mempunyai suatu inisiatif. Nah, di saat yang bersamaan pula Rena ingin meminjam uang kembali.

“Ris, aku boleh pinjem uang lagi nggak?” tanya Rena sedikit memohon.

“Berapa Ren?” tanya Riris. “Satu juta saja Ris,” Jawab Rena.

“Apa satu juta itu sudah bisa buat bayar hutang-hutangmu selama ini. Nah, ini kamu malah mau pinjam lagi. Ya sudah tidak apa-apa nanti aku kasih pinjam. Tapi, kali ini ada syaratnya kamu harus mengerjakan tugasku selama satu minggu ya,” ucap Riris panjang lebar.

“Baiklah,” Jawab Rena dengan sedikit terpaksa nampaknya.

Satu minggu kemudian, ketika tugas Riris sudah selesai Rena meminta uang kepada temannya tersebut.

“Ris, ini tugasmu sudah selesai. Kamu bisa pinjami aku uang kan sekarang?” tanya rena

“Sebelumnya, maaf nih ya Ren, coba deh kamu hitung berapa hutangmu ke aku. Satu juta kan? Nah, kemarin ini adalah bayarannya karena kamu tidak mau membayar hutang kepadaku,” tegas si Riris kepada Rena dengan penuh sindiran.

Mendengar perkataan dari Riris, Rena pun hanya bisa terdiam. Setelah kejadian ini persahabatan keduanya pun merenggang. Riris tidak direpotkan lagi oleh Rena yang sering meminjam uang tapi tak pernah dikembalikan.

Contoh Teks Anekdot Lucu

http://1.bp.blogspot.com/--Lbo6bsn9fg/Tpr0vmRm3zI/AAAAAAAACq4/adJ97VdWt40/s1600/DSC_3950.JPG

elianas-homemadecake.blogspot.com

Tukang Roti dan Adik Kecil

Di pagi yang sejuk dan ceria, tukang roti berkeliling di perumahan dan membunyikan bel khasnya.

Mendengar bel khas tukang roti tersebut, ada anak kecil keluar dari rumahnya kemudian memanggil tukang roti yang sedang lewat.

Pembeli : jual roti apa aja, kang?

Penjual : banyak, langsung dipilih aja.

Pembeli kemudian menunjuk satu satu roti yang ada di etalasenya. Penjual dengan telaten mengucapkan roti rasa coklat, duren, mangga, daging, dan lainnya

Pembeli : bapak gak serius jualan roti ya? Kok nyebutin buah buahan mulu. Itu roti yang beneran yang mana ya?!

Penjual : ini semua roti beneran, rasanya aja yang buah buahan

  Keunikan dan Fungsi Rumah Adat Kalimantan Barat

Pembeli : ngaco ih. Mana ada roti seperti itu

Penjual : *temenung*, yaudah saya tidak jual roti ke kamu dek.

Contoh Teks Anekdot Lucu dan Menyindir

https://static.standard.co.uk/s3fs-public/thumbnails/image/2017/06/30/15/smokingcig17d.jpg

standard.co.uk

Meninggal Dunia

Suatu ketika di rumah sakit terjadi percakapan ringan antara seorang perokok dan perawat. Obrolan ringan tersebut memuat tentang pasien rumah sakit yang sebagian besar bukan perokok. Mereka berdiskusi tentang siapa yang meninggal duluan? Perokok ataukah bukan perokok.

Perokok : “Kamu tahu tidak mengapa sebagian besar pasien di rumah sakit itu dirawat bukan karena asbab mereka merokok?”

Perawat : “Loh, kenapa bisa begitu? Bukankah perokok itu lebih berpotensi terkena berbagai macam penyakit? Hmm, kalau saya perhatikan sih pasien di rumah sakit ini sebagian besar bukan perokok.”

Perokok : “nah, itu tandanya kalau merokok ataupun tidak ya sama saja. kalau sudah takdirnya sakit ya sakit saja.”

Perawat : “(diam dan berpikir sejenak)”

Perokok : “hei. Kamu ini di ajak diskusi kok diam saja. jawab dong! Kenapa kebanyakan orang yang sakit itu bukan perokok? Justru perokok seperti saya ini masih bisa beraktivitas apa saja.”

Perawat : “Saya tahu kenapa kebanyakan pasien di rumah sakit ini bukan perokok.”

Perokok : “kenapa coba?”

Perawat : “Para perokok tidak perlu di rawat ke rumah sakit, karena ketika dalam perjalanan ke rumah sakit, mereka sudah meninggal dulu.

Perokok : hemmmm, termenung lalu pergi.

Contoh Teks Anekdot Sosial

https://www.edgehill.ac.uk/events/files/2013/08/social-work-lecture-series.jpg

edgehill.ac.uk

Dalam satu malam yang mencekam, ada seorang kakek tunawisma yang berjalan di jalan yang sepi serta akan menyebrang jalan. Ia tampak miskin, dapat dinilai dari pakaian yang ia gunakan compang camping.

Akan tetapi baru satu langkah ia berjalan untuk menyebrang, tidak diduga saja ada satu mobil secara cepat melintas di hadapannya. Langsung berteriak dengan keras serta mulai menangis tersedu-sedu.

Mobil itupun berhenti, serta pengemudinya bergegas keluar mendekati sang kakek yang mungkin ia tabrak barusan. Tampilan pengemudi itu seperti orang kaya! Berjas hitam serta terlihat modis. Ia juga menanyakan pada si kakek, “Apa saya barusan menabrak Anda?”

Dengan ramahnya sang Kakek menjawab, “Tidak nak tampan”. Lalu si pengendara mobil menanyakan satu kali lagi. “Atau kakek tengah kelaparan serta coba menyebut pertolongan dengan car amenjerit serta menangis?”. Si kakek menjawab kembali pertanyaan itu dengan jawaban Tidak. Si pengemudi pasti kebingungan dengar jawaban si kakek. “Lantas apakah yang membuat kakek menjerit serta menangis?”

Sambil berbalik tubuh akan pergi tinggalkan si pengemudi, sang kakek menjawab “Waktu kamu melintas barusan, ban mobilmu sudah sempat melindas kaki karena itu saya menjerit!”

Contoh Teks Anekdot Pendidikan

http://2.bp.blogspot.com/_vetNeNnya3c/TF4tR0H2EuI/AAAAAAAACbQ/AOrmCq6Q7jg/s1600/summer+grads.jpg

rattlernation.blogspot.com

Sekolah Bertaraf Internasional

Pada suatu hari yang cerah di salah satu Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional, seorang guru memberikan pengumuman kepada seluruh siswanya.

Guru : “Anak-anak, Alhamdulillah, kita menerima kabar gembira. Sebentar lagi sekolah kita ini akan resmi menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Nah, untuk menyambut hari bahagia tersebut, apa saja yang akan kalian siapkan? Coba satria, apa yang akan kamu persiapkan untuk hari bahagia tersebut?”

Satria : “Bahasa Inggris, bu! Ya, saya ingin belajar bahasa Inggris lebih baik.”

Guru : “Tepat sekali Satria. Coba kamu brokli, apa yang akan kamu persiapkan untuk hari bahagia tersebut?”

Brokoli : “saya menyiapkan uang, bu!”

Mendengar jawaban tersebut, sang guru kebingungan. Kemudian guru tersebut melanjutkan pertanyaan kepada Brokoli.

Guru : “Lho, kenapa kok uang, Brokoli coba jelaskan?”

Brokoli : “Ya jelas, bu. Jika sekolah kita jadi Sekolah Bertaraf Internasional, pasti bayarnya akan lebih mahal, kan? Tidak mungkin tetap seperti saat ini.”

Guru : “Loh, kamu kok begitu Brokoli? Begini, Sekolah Bertaraf Internasional itu berarti sekolah kita setara dengan sekolah-sekolah yang ada di luar negeri.”

Brokoli : “Tetapi jika menurut saya, SBI ini bukan Sekolah Bertaraf Internasional, lebih tepatnya Sekolah Bertarif Internasional!”

Mendengar jawaban Brokoli yang sangat kritis tersebut, sang guru hanya bisa terdiam. Mungkin dalam hati kecilnya mengiyakan. Agar situasi menjadi normal, sang guru mengalihkan pembicaraan menjadi materi pelajaran.

Contoh Teks Anekdot Dialog

https://ikapurwaningtyas.files.wordpress.com/2016/10/kawasan-kumuh.jpg

Kemiskinan

Suatu hari Reza tengah asyik berdialog dengan Feri di teras rumahnya.

Reza : Harga barang pada naik, yang miskin makin susah. Kapan Indonesia sejahtera?

Feri : Padahal kalau kita berbicara kekayaan alam Indonesia, Indonesia itu sebenarnya kaya. Indonesia banyak banyak pertambangan, bahkan pertambangan emas juga ada. Kalau orang Indonesia sendiri bisa mengelolanya, pasti tidak dikuasai asing seperti saat ini.

Reza : Itulah buktinya, kalau mau jadi negara yang kaya itu bukan cuma mengandalkan kekayaan alam saja. Tapi, kualitas sumber daya alamnya juga harus ditingkatkan.

Feri : Agar kualitas SDM kita meningkat, kualitas pendidikan kita harus meningkat. Biaya pendidikan harus terjangkau agar banyak warga kurang mampu bisa sekolah.

Reza: Faktanya sekarang banyak anak yang tidak bisa sekolah. Banyak warga miskin. Padahal kalau kita melihat UUD, pendidikan itu hak setiap warga negara.
Feri : Dalam UUD juga dijelaskan kalau fakir miskin dipelihara negara. Tapi kenapa warga miskin semakin banyak ya?

Reza : Nah, itu dia. Kalau kamu memelihara ayam, pasti kamu ingin agar ayam kamu semakin banyak kan?

Feri : Iya. Lalu apa hubungannya?

Reza : Bagaimana tidak bertambah banyak? Lha orang miskinnya dipelihara.

Contoh Teks Anekdot Panjang

https://www.cobabaca.net/upload/media/entries/2017-08/07/2686-8-e1ace66b89657ec70229ee403ec18144.jpg

cobabaca.net

Lingkungan

Hari semakin larut malam, namun Wiwik dan Sagita pergi keluar untuk mencari makan malam. Mereka memutuskan untuk mencari makan malam di sekitar taman kota. Setelah berkeliling, mereka akhirnya menemukan tempat yang pas, yaitu sebuah lesehan penyetan.

Mereka memesan menu ayam penyet, ca kangkung, tempe dan tahu goreng serta es teh. Pada dinding warung ada tulisan, “Jangan buang sampah sembarangan, buanglah sampah pada tempatnya.”

Tak lama kemudian pesanan datang, mereka menyantap hidangan tersebut dengan lahap. Sambil makan, Sagita bertanya, “Mengapa tulisan di dinding itu bukan kata mutiara?”

“Ya karena bukan toko mutiara keleus.” jawab Wiwik. “kenapa bukan kata motivasi?” tanya Sagita lagi.

“Boros lah, nanti kamu termotivasi terus makan di sini ngabis-ngabisin duit.” Jawab Wiwik lagi.

“Lalu kenapa bukan soal kesehatan ya?” Sagita masih bertanya. “Ya gak logis dong. Nanti lesehannya gak laku karena makanan di sini kan kebanyakan berlemak jadi kolesterolnya tinggi.” Jelas Wiwik kepada Sagita.

“Kenapa nggak bahas soal ekonomi ya?” tanya Sagita. “Ya nanti nggak laku juga lah lesehan ini apalagi kalau suruh berhemat.” jawab Wiwik.

“terus kenapa juga bukan soal politik?” Sagita masih bertanya.

  Macam-Macam Rumah Adat Sumatera Utara dan Penjelasannya

“Ya nanti dikira si pemilik warung mencalonkan diri di DPR lagi. Nanti kita yang makan di sini disuruh coblos dia lagi. Padahal kenal aja kagak,” jawab Wiwik masih sabar.

“Anehnya, bukan juga soal pendidikan ya?” Sagita terus bertanya.

“Kalau soal pendidikan, ini lesehan nanti penuh sama dedek-dedek yang ngerjain tugas dong. Ngerjain tugasnya 5 menit, nongkrong sama wifiannya 2 jam sendiri. Bangkrut dah yang punya lesehan,” jelas wiwik lagi.

Akhirnya mereka berdua lelah dengan pertanyaan dan semua jawaban. Mereka menikmati makan malam dengan begitu lahapnya. Suasana malam yang tenang juga membuat mereka betah berlama-lama di lesehan tersebut. Tiba-tiba Wiwik terheran mengapa Sagita melahap semua tulang ayam itu tanpa tersisa.

“Kenapa kamu makan tulang itu Git? Itu kan sampah buanglah pada tempatnya,” tanya Wiwik sekaligus memerintah.

“Iya ini aku tampung di tubuh dahulu, nanti sampahnya aku buang ke toilet,” ucap Sagita.

“Ya Tuhan !” ucap wiwik tak habis pikir.

Contoh Teks Anekdot Singkat Beserta Strukturnya

https://images.onlinelabels.com/images/clip-art/Juhele/Medicine%20doctor%20-%20man_%20with%20stethoscope-285045.png

onlinelabels.com

  • Abstraksi

Pada suatu hari di hari senin yang sangat cerah

  • Orientasi

ada seorang laki-laki yang datang ke Rumah Sakit dengan kondisi kedua kakinya terluka karena  goresan

  • Krisis

Jadi begini dok, saya tadi sedang jalan di jalanan yang banyak krikilnya dan pada saat itu juga ada teman saya yang jail mendorong saya hingga terjauh ke jalanan yang penuh dengan krikil itu.

  • Reaksi

Oh jadi begitu kronologi ceritanya, saya faham sekali dengan keluhan bapak, lalu kaki kiri bapak kenapa lagi?

  • Koda

Nah justru itu dok, temanku yang pintar itu sengaja mendorong saya hingga terjatuh lagi dok.

Contoh Teks Anekdot Bahasa Jawa

https://3.bp.blogspot.com/-qJPikh7bl70/WN70Pgvy0sI/AAAAAAAAGxM/3ScVMNtixrQv-zUpblPA991hckM6ithTACLcB/s1600/BINNG.jpg

rgunturmahardika.blogspot.com

Mboten Ngertos

Ada dua orang pemuda yang berasal dari Pulau Kalimantan yaitu Andi dan Anda. Andi sudah bisa berbahasa Jawa karena tinggal di Pontianak. Sementara itu, Anda belum bisa bahasa Jawa karena asalnya dari Samarinda. Mereka berdua memutuskan untuk merantau ke Pulau Jawa.

Pada suatu pagi, mereka berjalan-jalan di sekitar kontrakan.

Anda : “Wahh bagus sekali ini rumah, sudah besar, bersih bertingkat pula. Ini rumah miliki siapa Ndi?”

Andi : “Mboten Ngertos.”

Anda : “Oh punyanya Mboten Ngertos ya. Ternyata orang jawa namanya aneh-aneh.”

Kemudian, Anda kembali melihat banyak mobil parkir berjejer-jejer di depan sebuah rumah. Ia kembali takjub dan bertanya kepada Andi.

Anda : “Ndi, kalau mobil mewah itu punya siapa saja ya?”

Andi : “Mboten Ngertos.”

Anda : “Waaaaah…. mantap sekali itu si Mboten Ngertos kaya raya. Kamu kenal orangnya Ndi? Aku mau lah berguru sama dia.”

Selang beberapa menit kemudian masuklah mereka ke sebuah gang kecil yang dipenuhi bendera kuning.

Anda : “Ndi, ini siapa yang meninggal?”

Andi : “Mboten Ngertos.”

Anda : “Yah baru saja kita membicarakan orangnya. Sekarang dia malah sudah pergi. Batal aku berguru sama dia nih.”

Akhirnya mereka berdua pun pulang ke kontrakan. Sesampainya di rumah Andi menjelaskan arti kata “Mboten Ngertos” yang diucapkannya. Mendengar penjelasan Andi, Anda pun tertawa terbahak-bahak.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Guru dan Sekolah

https://1.bp.blogspot.com/-hzUr1CU3iek/WvzvQnoL70I/AAAAAAAAAU8/cPG8erdX9M8wMP8py0Scf-e1YbF_b0EzACLcBGAs/s1600/DSC_0204.JPG

wismapsbb.com

Kantin Sekolah

Pada suatu pagi yang cerah di sebuah sekolah atau tepatnya dalam kelas, terlihat seorang ibu guru sedang mengabsen muridnya sebelum memulai pelajaran.

Guru : “Ari?”

Ari : “Hadir Bu!”

Guru : “Ahmad?”

Adit : “Tidak tahu Bu, sepertinya Ahmad masih berada di luar kelas Bu.”

(Selang beberapa saat masuklah Ahmad ke dalam kelas)

Ahmad : “Permisi Bu, apakah saya diperbolehkan untuk masuk kelas?”

Guru : “Kamu habis dari mana saja Ahmad?”

Ahmad : “Maaf Bu barusan saya membeli makan di luar sekolah Bu.”

Guru : “Beli makan? Lho mengapa kamu harus keluar sekolah? Sekolah kita kan ada kantin.”

Ahmad : “Itu gudang Bu, bukan kantin soalnya kotor dan sempit.”

(Mendengar ucapan Ahmad semua murid yang ada di kelas pun tertawa)

Guru : “kamu itu sudah untung sekolah kita punya kantin. Tapi, betul juga sih itu kantin sekolah memang sempit dan kotor. Sekolah kita nampaknya kurang memperhatikan kebersihan kantin.

Mendengar permasalahan tersebut, suasana kelas kembali normal seperti kegiatan belajar mengajar biasanya. Lantas, ibu guru segera membuat jadwal siswa untuk piket kantin. Ia juga mengusulkan kepada kepala sekolah untuk memperbaiki kantin tersebut.

Contoh Teks Anekdot Menyindir Koruptor

https://3.bp.blogspot.com/-6QjVX7tPm3A/WaLISFFb0TI/AAAAAAAAAJY/81VBTrlbQ70FJThEsBaWTzRK6CwPlq8PgCLcBGAs/s1600/PhotoGrid_1503840110294.jpg

tikustikusjalanan.blogspot.com

Mall di ibu kota selalu ramai dikunjungi oleh muda-mudi apalagi saat malam minggu tiba. Pada malam minggu kali ini, Sisil dan Arman pergi ke salah satu mall di Jakarta. Mereka menghabiskan waktu untuk makan dan membeli baju untuk kondangan pernikahan kakak sisil.

Tibalah mereka di sebuah counter yang menjual berbagai gaun pesta merek terkenal dengan harga puluhan hingga ratusan juta. Sebagai wanita, sisil ingin Arman memilihkan satu gaun versi terbaik untuk dirinya.

“Beb, bisa tolong pilihkan aku gaun pesta yang bagus. Aku mau terlihat cantik dan menawan saat pesta pernikahan kakak nanti.” pinta Sisil manja kepada Arman. Ternyata Arman juga ingin Sisil memilihkan jas terbaik yang akan dipakainya di pesta pernikahan kakaknya nanti.

Akhirnya, Sisil menemukan jas hitam seharga ratusan juta dan bermerek terkenal. Sisil pun memilihkannya untuk Arman.

“Beb, tahu nggak jas apa yang lebih mahal harganya dari ini?” Tanya Sisil bercanda.

“Apa?” tanya Arman penasaran. “Ya jas oranye yang ada tulisan KPK nya itulah karena tidak sembarangan orang dapat memakainya. Jika ingin memakainya maka harus korupsi miliaran bahkan hingga trilyunan. Jelas mereka itu orang-orang pilihan.” Jelas Sisil.

Contoh Teks Anekdot Pendek

http://simplyflow.pt/wp-content/uploads/2016/12/simply-flow-jose-santos-dor-como-doenca.jpg

simplyflow.net

Bodrex

Suatu hari di bulan puasa, seorang kakek tiba-tiba merasa pusing di kepalanya. Sang kakek pun langsung meminum obat Bodrex yang ada di lemari untuk meredakan sakit kepalanya.

Cucunya yang melihat kejadian tersebut kemudian bertanya : “Kakek kan sedang puasa, kenapa kakek malah minum obat?”.

Dengan tampang tak berdosa, sang kakek menjawab sekenanya : “Itukan obat Bodrex, bisa diminum kapan aja.”

Demikianlah sedikit ulasan mengenai contoh teks Anekdot beserta penjelasannya. Mohon maaf bila ada kesalahan, jika dirasa bermanfaat silahkan di share. Terima kasih.

sumber

Daftar Pustaka :

  • https://dosenbahasa.com/contoh-teks-anekdot
  • https://www.daniarta.com/contoh-anekdot-lucu-berbentuk-percakapan/
  • https://ruangseni.com/5-contoh-teks-anekdot-sindiran-lucu/
  • https://sahabatnesia.com/contoh-teks-anekdot/#Contoh_Teks_Anekdot_Pendidikan_1
  • https://notepam.com/contoh-teks-anekdot/
  • https://www.quipper.com/id/blog/mapel/bahasa-indonesia/materi-teks-anekdot-kelas-x/
  • http://pengertianparaahli.com/contoh-text-anekdot-singkat-lucu/
  • https://moondoggiesmusic.com/contoh-teks-anekdot/
  • https://www.artikelori.com/2017/12/pengertian-teks-anekdot-ciri-tujuan.html

Leave a Reply